Khusus bagi warga Universitas Bangka Belitung, baik dosen, staff, satpam dan mahasiswa, pada hari Sabtu tanggal 18 Desember 2010, diadakan lomba mancing ikan bawal mulai jam 08.30 – 10.30. Ikan bawal hasil pancingan bisa dibawa pulang. selain itu ada hadiah trophy dan fresh money bagi juara I II dan III dengan bobot ikan terbesar. Hanya dengan 55ribu, bisa mancing puas dan bawa pulang ikan. Tunggu apa lagi. Hadiri lomba mancing ikan bawal jilid 2 di kolam haychery DIII Perikanan Universitas Bangka Belitung di kampus terpadu Balun Ijuk.
LOMBA MANCING IKAN BAWAL DI KAMPUS BALUN IJUK
Dalam upaya menuju keakraban antara mahasiswa dan civitas akademika Universitas Bangka Belitung dengan Masyarakat, dilaksanakan kegiatan lomba memancing ikan bawal yang disponsori oleh AXIS pada hari Minggu, 05 Desember 2010. Peserta lomba mancing yang terdiri dari mahasiswa, dosen dan staf dari Universitas Bangka Belitung serta masyarakat penghobi mancing dari berbagai profesi mulai dari polisi, pedagang dan penduduk sekitar Balunijuk, memperebutkan hadiah total sebesar Rp.3.500.000,-

Pada lomba yang berlangsung selama 2 jam dari jam 09.30 – 11.30, diperoleh pemenang sebagai berikut :
1. Juara I. Sdr HADI, Mahasiswa FPPB UBB. Bobot ikan 590 gram mendapatkan Rp.2.000.000,-
2. Juara II. Bpk Sugi, Satpam UBB . Bobot ikan sebesar 450 gram mendapatkan Rp.1.000.000,-
3. Juara III. Sdr Oni, Pelajar dari desa Balunijuk dan Tim dari kepolisian. Bobot ikan sebesar 250 gram mendapatkan Rp.500.000,-
Selain partai utama lomba mancing, juga diadakan dengan spontanitas lomba mancing partai penasaran pada hari yang sama jam 15.30 – 17.30. Pada lomba ke-2 ini diperebutkan hadiah :
1. Juara I mendapatkan uang sebesar Rp.500.000,- . Pemenangnya adalah pengusaha tahu berasal dari masyarakat Balunijuk dengan bobot ikan 890 gram.
2. Juara II mendapatkan sebuah dispenser. Pemenang ke-2 berasal dari mahasiswa FPPB UBB dengan bobot ikan 590 gram.
Masyarakat yang hadir dalam kegiatan lomba mancing ikan bawal tersebut, selain dapat mengikuti dan menyaksikan lomba, juga dapat melihat koleksi ikan yang terdiri ikan Belida, Patin Albino, Koki, Koi, Bawal, Lobster Air Tawar, Komet, dan jenis-jenis ikan lainnya di hatchery budidaya perikanan UBB. Masyarakat juga dapat melihat proses penetasan telur ikan lele yang telah dipijahkan pada malam sebelumnya.
FISIOLOGI REPRODUKSI IKAN
Mata kuliah fisiologi reproduksi ikan pada semester ganjil ini diikuti beberapa mahasiswa yang tahun depan telah menyelesaikan studinya. untuk memaksimalkan hasil pembelajaran, silahkan membaca materi kuliah dibawah ini.
Microsoft PowerPoint – Ali Muddin
Materi Kuliah Produksi Pakan Alami
Berikut materi-materi produksi pakan alami pada ikan. File bisa di download pada link berikut.
Kuliah Dasar-dasar Penangkapan
Pada mata kuliah dasar-dasar penangkapan, terdapat beberapa materi yang dapat di download sebagai berikut.
Produksi Alga Transgenik dan Pemanfaatan Alga di Masa Mendatang
Terdapat bermacam jenis alga didunia yang kemudian dikelompokkan dalam alga merah, alga coklat, alga hijau, diatom dan dinoflagellata. Pemanfaatan alga bagi kehidupan manusia saat ini telah berkembang pesat. Dimana alga dapat dimanfaatkan hamper dalam semua kebutuhan hidup manusia yaitu sebagai berikut :
1. Alga dimanfaatkan sebagai makanan manusia sejak lama. Namun saat ini pemanfaatan sebagai makanan tidak hanya sebatas makro alga, tetapi juga mikroalga yang diantaranya adalah Chlorella dan Spirulina. Makroalga memberikan suplay vitamin, mineral dan asam lemak essensial yang memberikan manfaat bagi kesehatan manusia. Mikroalga dimanfaatkan sebagai suplemen yang mengandung protein tinggi namun mudah untuk dibudidayakan.
2. Dalam pemanfaatan alga sebagai pakan hewan, memberikan nutrisi yang baik bagi hewan peliharaan seperti burung, ikan dalam aquarium, ternak. Jenis-jenis yang dimanfaatkan diantaranya Ulva spp, Glacilaria spp, caulerpa spp.
3. Mikroalga sangat dibutuhkan sebagai pakan pada budidaya bivalve dimana pada stadia larva, kerang-kerangan membutuhkan mikroalga sebagai sumber energi. Dan pada stadia dewasa, kerang akan memanfaatkan makroalga sebagai sumber nutrisi pertumbuhannya. Sebagai contoh abalone yang pada stadia larva membutuhkan Nitzschia sp sebagai pakan dan pada stadia dewasa menggunakan Glacilaria sp sebagai makanan. Read the rest of this entry »
Perpustakaan Desa
Pendidikan tidak dipungkiri merupakan upaya mencerdaskan putra-putra penerus bangsa sebagai persiapan melanjutkan tongkat estafet pembangunan di masa mendatang. Perlunya wawasan dan pengetahuan luas untuk dapat memberikan pemikiran mendalam bagi seseorang dalam menentukan suatu keputusan yang tepat, tidak dapat hanya mengandalkan pengetahuan dan keilmuan dalam pendidikan formal.
Salah satu sumber pengembangan diri dan pengetahuan bagi seseorang adalah buku. Buku baik dalam bentuk riil (hard copy) maupun ebook (soft copy), sangat penting dalam membentuk pendapat, pemikiran dan cara pandang seseorang. Buku dapat menutup keterbatasan waktu dan materi yang disampaikan di sekolah dengan informasi yang dapat dibaca diluar waktu pendidikan formal. Perpustakaan desa dapat menjadi solusi terbaik bagi masyarakat untuk tetap mendapatkan pengetahuan dan informasi dalam memenuhi kebutuhan dan keinginannya dari sebuah buku. Read the rest of this entry »
awal menuju kluster rumput laut di Bangka
Rumput laut merupakan salah satu target pemerintah pusat dibidang perikanan dengan tonnage mencapai 10 juta ton pada tahun 2014. Target nasional ini dibebankan pada ke-33 propinsi se-Indonesia dengan tetap menyesuaikan kondisi perairan yang dimiliki propinsi-propinsi tersebut. Beberapa propinsi diantaranya Maluku, Maluku Utara, kepulauan Bangka Belitung, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur dan Propinsi di pulau jawa merupakan propinsi dengan potensi rumput laut yang tinggi.
Propinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki potensi yang tinggi untuk menghasilkan rumput laut. Hal ini dibuktikan dengan adanya potensi rumput laut alami yang masih melimpah. Lokasi perairan sebagai habitat rumput laut alami, dapat dipastikan merupakan lokasi yang sangat ideal untuk membudidayakan rumput laut. Namun proses pembudidayaan rumput laut di propinsi Kepulauan Bangka Belitung masih tersendat-sendat Read the rest of this entry »
Pembekuan udang
Pembekuan udang merupakan proses penanganan udang secara modern yang paling lazim digunakan. sebab selain tidak merubah penampilan dan tekstur, juga memiliki daya awet yang lama yaitu mencapai 2 tahun. Sehingga waktu pengiriman yang lama sekitar 1-2 bulan hingga mencapai konsumen luar negeri tidak mempengaruhi kualitas produk. Read the rest of this entry »
PEMBUATAN FILLET IKAN
Fillet ikan merupakan salah satubentuk produk display produk perikanan untuk meningkatkan nilai ekonomisnya. Fillet ikan menampilkan sayatan daging ikan tanpa kulit dan tulang. Fillet ikan memudahkan konsumen untuk mengkonsumsi ikan dengan mengolah menjadi produk apapun. Fillet ikan juga mempertahankan mutu ikan lebih lama dengan memisahkan daging ikan dari sumber bakteri yaitu di lendir, isi perut dan insang. Read the rest of this entry »
DIVERSIFIKASI PRODUK PERIKANAN
Saya pernah tertawa dalam hati, karena kawatir membuat sakit hati yang berbicara. Yaitu ketika mengatakan bahwa pengolahan ikan itu membuat bakso ikan. Ha ha ha. Saya mau marah ato protes wong dia ndak ngerti ato sukur njepak, ngengkel pun juga gak ada manfaatnya. ya akhirnya bisanya Cuma tersenyum. Ndak tau apa pendapatnya tentang senyum itu. Semoga dia bisa ngartiin sendiri. Memang pembuatan bakso ikan itu masuk dalam mata diklat diversifikasi produk perikanan yang meliputi bakso, sosis, nugget, pangsit, mie, dan bermacam produk olahan baru lainnya seperti aji furai, keripik, kerupuk, wah macem-macem banyaknya. Read the rest of this entry »
POTENSI BAHAYA PADA PRODUK MAKANAN
Potensi bahaya (Kontaminasi mikrobiologis & non mikrobiologis)
Hazard (potensi bahaya)
· Segala sesuatu yang bisa menimbulkan gangguan kesehatan bagi konsumen
· Tiga jenis potensi bahaya
o Biologis (mikrobiologis)
o Kimia (pestisida & logam berat)
o Fisik (pecahan gelas, potongan logam)
· Bakteri dan mikrobia lain menjadi sumber ancaman yang paling besar Read the rest of this entry »









