RSS

Pembekuan udang

25 Sep

Pembekuan udang merupakan proses penanganan udang secara modern yang paling lazim digunakan. sebab selain tidak merubah penampilan dan tekstur, juga memiliki daya awet yang lama yaitu mencapai 2 tahun. Sehingga waktu pengiriman yang lama sekitar 1-2 bulan hingga mencapai konsumen luar negeri tidak mempengaruhi kualitas produk.

Proses pembekuan udang adalah sebagai berikut :

  1. Udang diterima dari suplier dan tambak dalam kondisi Head On (HO) dalam box dengan pendingin es. Udang diterima pada bagian penerimaan untuk dicuci ozon dan dilakukan sampling size maupun mutu udang. Selain itu dilakukan juga uji chlorampenichol yang sering kali digunakan oleh petambak udang.
  2. Setelah penerimaan bahan baku berupa HO adalah dilakukannya proses potong kepala. Sehingga udang menjadi head less atau HL.
  3. Udang HL ini kemudian disortir secara otomatic dengan mesin pengatur berat atau ukuran sehingga lebih seragam ukurannya. atau menggunakan mesin grading yang mengatur volume tubuh udang untuk memisahkan udang berdasarkan size.
  4. Udang hasil sortir dikupas sesuai permintaan. ada beberapa jenis kupasan yaitu PND (peel and diveined), PUD (peel un diveined), PDTO (peel diveined tail on) dan BTO ( Buterfly tail on). Ada juga beberapa jenis kupasan lain.
  5. Udang hasil kupasan dibekukan dengan mesin pembeku. Ada beberapa macam metode pembekuan : IQF (individual quick frozen), Air blast freezer, contact plate freezer.
  6. Udang hasil pembekuan dipacking sesuai permintaan buyer.
 
41 Komentar

Ditulis oleh pada September 25, 2008 in taruna tphp

 

Tag: ,

41 responses to “Pembekuan udang

  1. ely

    Desember 11, 2008 at 11:24 am

    assalamu’alaikum……..mau tanya ada data nya tentang proses pembekuan ikan tuna???klo ada tlong dikirim k email sy y…makasih sebelumnya

     
  2. munadi

    Februari 18, 2009 at 2:42 am

    assalamu’alaikumwr. wb……..mau tanya ada data nya tentang modul alat-alat mesin pengolahan.kalau ada tolong ya dikirim k email sy. mkasih banyak ya

     
  3. tphpi

    Februari 21, 2009 at 3:37 am

    Modul alat dan mesin pengolahan ikan sampai saat ini belum kami miliki. Mohon maaf belum bisa membantu.

     
  4. Mirza

    Februari 24, 2009 at 11:42 am

    penawaran udang fanama size 50 under size. buyer minat hubungi segera

     
  5. rahma

    Maret 6, 2009 at 12:31 pm

    assalamualaikum..
    kalo pada proses pembekuan udang
    ada kriteria sortiran buat kerusakan udangnya tidak???
    kalo ada kerusakan yg ada seperti apa saja?
    terima kasih

     
  6. cikalmandiri

    Maret 29, 2009 at 4:54 am

    Mohon info tentang penyimpanan serta pemrosesan kepiting dengan baik dan benar supaya menghasilkan produk yang baik.

    Huda.
    cikalmandiri.mifta@yahoo.com

     
  7. mizza01

    Juni 7, 2009 at 5:08 am

    Mau info tentang penanganan udang dumz…
    Such as Head less, Head on, peeled, PTO, dan lain-lain..

     
  8. indah

    Agustus 17, 2009 at 12:52 pm

    tanya tentang penyebab udang jadi dehidrasi setelah pembekuan (IQF) hingga proses penyimpanan di cold storage.dijawab ye…lg btuh banged neh..???!!!

    terengkyu sebelumnya

     
  9. tphpi

    Agustus 18, 2009 at 2:49 pm

    penyebab terjadinya dehidrasi pada udang adalah terjadinya sublimasi. jadi udang beku menyublim menjadi gas sehingga kandungan air dalam udang beku berkurang. so terjadi dehidrasi atau kekurangan air. taksturnya jadi keras dan “ngapas”. untuk itu perlu dilakukan pelapisan es atau glassing untuk mencegah dehidrasi.

     
  10. indah

    Agustus 19, 2009 at 2:01 pm

    sory tnya lg
    kbetulan q skrng krja di industri pembekuan udang
    di tempat kerjaq sudah dilakukan proses glazing, tp msh ditemukan udang yang mengalami dehidrasi.
    kr2 faktor apa ya penyebabnya????
    pa mungkin pada perlakuan selama proses??

     
  11. tphpi

    Agustus 28, 2009 at 3:28 pm

    dehidrasi dimungkinkan karena:
    1. Glasing g merata. seringkali pada glasing 5% kebawah
    2. Setelah glasing ya harus dikemas plastik meskipun masih bahan baku. Jika memungkinkan ada MC nya
    kalo proses perlakuannya biasanya mengakibatkan overfreezig atau kurang beku pada proses pembekuan. jika kurang beku otomatis glasing g sempurna. jika over freezing, ada kemungkinan udang patah atau pecah sehingga ada bagian yang kontak langsung dengan udara dingin. Coba di cek, bahan yang dehidrasi itu record prosesnya yang bagaimana. bisa dibandingkan dengan produk yang baik.
    dilihat juga suhu cold storage. apakah stabil atau naik turun. jika naik turun otomatis ada kemungkinan glasing mencair dan udang akan terbuka.
    Perusahaan pembekuan udang indah ada dimana? apa nama perusahaannya?

    moga manfaat

     
  12. agus rianto

    Oktober 26, 2009 at 9:10 am

    adakah penelitian tentang daya simpan udang beku dalam cold storage tanpa diglazing, berapa lama kira2 bisa tahan sampai terjadi dehidrasi? saya sering nemui produk sudah diglazing, dipolybag dan dimasukkan MC baru 3 bulan ketika mau direpack sudah mulai dehidrasi.

    thank’s…

     
  13. tphpi

    November 12, 2009 at 11:30 pm

    Udang beku yang diglazing dan dikemas baik dimungkinkan akan bertahan tanpa dehidrasi selama 2 tahun. Ada kemungkinan terjadi naik turun suhu di coldstorage sehingga ada pencairan hasil glasing. akibatnya ada bagian yang glazingnya ilang dan berpotensi terjadi dehidrasi.
    udang beku tanpa glazing menjadikan cepat terjadi dehidrasi. Sejak udang tanpa glasing di masukkan cold storage, telah terjadi dehidrasi. Bila tanpa polybag dan MC maka proses dehidrasi semakin cepat. Sepengetahuan saya, bahan beku tanpa polybag dan tanpa glasing akan terlihat telah dehidrasi (ngapas) setelah 1 minggu

     
  14. yeli tinta

    November 16, 2009 at 3:52 pm

    asslamkm,
    kalo untuk proses udang cooked gimana ya?
    terutama untuk Easy Peeled PND?
    terima kasih..

     
  15. tphpi

    November 19, 2009 at 1:32 am

    Proses udang cooked dengan proses easy peeled PND. Biasanya dilakukan pada udang size 60-70 hingga 300-500. Proses pengupasan atau peeled dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu setelah matang atau saat masih mentah. Jika kupas mentah lebih cepat namun efeknya udang menjadi curl, sedangkan kupas matang beresiko pada TPC produk akhir

    Proses secara umum adalah sebagai berikut :
    1. Udang di sortir
    2. Udang di kupas tanpa mengambil usus
    3. udang di rendam/dipping untuk rasa/volume
    4. Udang di cook dengan mesin cook yang menggunakan panas dari uap panas boiler
    5. Proses pre cooling
    6. Udang di bekukan dengan IQF atau block frozen
    7. Packing

     
  16. yeli tinta

    November 19, 2009 at 4:32 pm

    maaf pak saya mo nanya lg?
    bgmna proses pengolahan udang untuk produk PD HL Count?
    kemudian titik kritis untuk pengolahan udang cooked Ez peel PND IQF dan PD HL Count?
    trmksh banyak atas jwbannya nanti,,

     
  17. Reno

    Desember 3, 2009 at 9:40 am

    Gmana kalo udang cooked? Trus sebab2 oksidasi n drip?

     
  18. Hanny Agustin

    Desember 7, 2009 at 8:36 am

    adakah jurnal atau buku yang membahas tentang glazing pada ikan beku?boleh tau judul bukunya dan minta alamat website jurnal yang membahas ttg topik tsb..trimakasih sblmnya..^^

     
  19. tphpi

    Desember 14, 2009 at 8:06 am

    pake aja bukunya sofyan ilyas refrigerasi jilid 2

     
  20. tphpi

    Desember 14, 2009 at 8:09 am

    CCP processing udang adalah pada penerimaan, freezing dan cooking. masing-masing parameter memiliki titik kritis sendiri-sendiri, misal antibiotika 0 ppm. Suhu cook 72 C

     
  21. tphpi

    Desember 14, 2009 at 8:10 am

    PD HL count itu HL yang diambil ususnya. proses penghitungan berat akhir ditetapkan bukan dari tonagenya tetapi dari jumlah atau countnya sesuai permintaan buyer

     
  22. octophus

    Desember 24, 2009 at 9:22 pm

    terima kasih banyak buat infonya…
    tapi bisa dibantu gak untuk ulasan mengenai black spot (proses melanosis) pada udang??? soalnya q cari-cari belum ketemu juga… thanks for help…

     
  23. Hendi Havela

    Maret 1, 2010 at 1:49 pm

    maksih banyak buat infonya…
    mo tanya neh, kalo suhu awal yang baik sebelum proses pemasakan itu berapa ya?

     
  24. deddy

    Maret 2, 2010 at 3:06 am

    ma’af Pak
    saya adalah mahasiswa tingkat akhir jurusan teknologi hasil perikanan

    Pak sering kita liat dalam pembekuan udang, bahwa proses glazing berja;lan dengan baik dan sesuai standar. kita tahu juga bahwa lapisan glazing itu juga menentukan gross weight suatu produk saat dikemas. nah, mengapa masih sering terjadi adanya under weight itu sendiri padahal sampel diambil saat produk baru dikemas???

    selain itu, dalam pembekuan udang putih juga dilakukan treatment seperti proses soaking menggunakan larutan polifosfat, yang ingin saya tanyakan, hal-hal apa saja yang mempengaruhi proses soaking itu sendiri???

     
  25. novi

    April 17, 2010 at 7:25 am

    Boleh saya memberi tanggapan Pak??
    Untuk CCP Processing udang tidak bisa langsung ditentukan begitu saja, tetapi harus dilakukan analisa yaitu apakah GMP dan SSOP nya sudah memenuhi kriteria minimal yaitu harus memenuhi Kelayakan Proses Pengolahan grade C, dan apakah SDM perusahaan telah memenuhi persyaratan minimal untuk melanjutkan ke level yang lebih tinggi misalnya pembuatan HACCP Plan, setelah itu baru dilakukan analisa 7 prinsip HACCP yang salah satunya termasuk penetapan CCP dengan menggunakan Decesion Tree.. Bila anda binggung bagaimana membuat HACCP Plan silahkan hub saya mungkin bisa membantu walaupun sedikit…

     
  26. Aden

    Mei 6, 2010 at 3:35 am

    Asslm, Pak! ijinkan saya bertanya. Udang sebagai bahan baku industri pengolahan tradisional dapat diolah menjadi apa saja? Terima kasih. saya tunggu balasannya.

     
  27. yeli

    Juni 13, 2010 at 8:34 am

    terima kasih banyak untuk semua info yang diberikan, semoga ni bisa jadi wadah berbagi ilmu.

     
  28. pure

    Juli 5, 2010 at 1:46 pm

    assalamua’laikum..
    pak saya mw tanya.. pada proses pembekuan udang kan terdapat perendaman atau soaking.. nah pada soaking dimasukan soaking material seperti STPP, NP-1, garam, dll apakah penambahannya ada ketentuan tertentu.. atau ada perbandingan tertentu..

     
  29. putri pinasti rahayu

    September 27, 2010 at 4:47 am

    ass………
    maaf pak……..sy guru produktik smk perikanan, sy masih kesulitan dalam hal pengajaran apalagi soal buku pegangan untuk anak2…..
    kira2 bapak bs bantu saya?
    mungkin buku2 yang bapak punya bisa saya copy…….
    terimakasih…..

     
  30. nay

    Maret 6, 2011 at 4:55 am

    ass!!!!!!!!
    sy mahasiswi perikanan!
    sya pingin tanya ?
    faktor apa saja si yang menyebabkan udang berubah warna ketika sedang diproses?????????
    terimakasih…..

     
  31. jumarni

    Maret 28, 2011 at 2:51 am

    maaf pak bisakah bpak menjelaskan proses pembekuan udang serta tahap ap yang dilakukan ??????

     
  32. yan

    Juni 9, 2011 at 4:36 am

    Mohon informasinya pak. Berapa lama tahan udang galah disimpan dalam lemari es freezer, dan apa saja yang harus dilakukan?

    Terimakasih.

     
  33. sarinah

    Juli 22, 2011 at 2:28 am

    pak.. tolong informasinya donk.. kenapa yaa setelah udang dibekukan, air beku nya bisa jadi merah, padahal kondisi udang masih bagus dan ga merah.

     
  34. ratna

    April 25, 2012 at 2:30 pm

    assalamualaikum… saya mw bertanya pak, sebenarnya penyebab black spot pada udang itu apa ya pak, kemudian pengaruhnya dengan mutu bagaimana?

    terimakasih sebelumnya…

     
  35. Rahayu Damayanti (@rahayu_dama)

    Juni 20, 2013 at 9:45 am

    assalamualakim
    gan ada yang lebih lengkap lagi gak? tentang soaking udang IQF trima kasihh
    wassalam

     
  36. anto

    Februari 3, 2014 at 3:52 am

    cara pemakaian stpp pada udang gimana caranya ya?? bisa dijelsin stepnya nggak?

     
  37. Rio

    Juni 7, 2014 at 1:19 pm

    Rio
    Mohon bantuan penjelasaanya pak Ardy. Tujuan dilkakukan soaking dengan stpp ?

     
  38. Benny

    Juli 12, 2014 at 5:02 am

    Yth : Bapak/ Ibu . Bagian Pembelian

    Memperkenalkan kami CAN ELECTRONIC INDONESIA Distributor produk Electronic Test & Measurement Instrument, Education Equipment , alat ukur listrik lainnya.

    Produk utama kami meliputi Alat Ukur Listrik, Air, Udara, suara Peralatan peraga Laboratorium Sekolah Teknik Elektro, dan Elektronik Tool. Produk kami banyak digunakan untuk bidang industri, edukasi, telekomunikasi, dan elektronik konsumen.

    Merek utama produk yang kami jual antara lain :

    “AZ INSTRUMENT, INTEG, FLUKE, HIOKI,

    KYORITSU, LUTRON, SANWA, ATAGO”

    v AZ INSTRUMENT , produk :

    Airflow Meter, Temp.,

    Datalogger ( Anemometer, Temp, Hgyrometer, CO2 PH, Thermometer, Infrared, Mamometer ),

    Gas Analysis Meter (CO2, CO, Hygrometer / Humidity, Leak Detector) Sound Level, Infrared Thermometer, Manometer, Tachometer, Water Quality Tester ( PH/Conductivity, SALT/D.O/ TDS, ORP)

    v KYORITSU , produk :

    Insulation Tester, High Voltage Insulation Tester, Power Quality Analyzer, Earth Tester,Clamp

    Meter, Leakage Clamp Meter, Digital & Analog Multimeter, Digital Earth Clamp Tester

    v SANWA , produk :

    Digital & Analog Insulation Tester ( Megger ), Digital Clamp Meter, Digital & Analog

    Multimeter, Contact & Non Contact Tachometer

    v FLUKE , produk :

    Digital MegOhm Tester, Digital Clamp Meter ( Tang Ampere ), Digital Multimeter, Loop

    Calibrator, Process Meter, Milliamp Process Clamp Meter, Infrared Thermometer

    v HIOKI , produk :

    DigitaL Clamp on Hitester, Pencil Hitester, Card, M Ω Hitester, Battery HiTester, Power Quality Analyzer )

    v INTEG , produk :

    Spectrum Analyzer, Function Generator,Frequency Counter, Audio Generator, Digital

    Oscilloscope, Analog Oscilloscope, RF Generator, DC Power Supply

    v LUTRON , produk :

    Anemometer, Barometer, Bench Testers, CO2 Meter, CO Meter, Colour Analyzers

    Conductivity/TDS, Dissolved Oxygen Meters, Ph Meter, ORP Meter, Turbidity Meter, Water

    Testers, EMF Testers, Humidity/Temp Meter, Gauss/ Magnetic Meter, LCR Meters, Lux Meter,

    Light Meter, Manometer, Milliohm Meter, Moisture (Soil) Meter, Salt Meter, Sound Level Meter,

    Stroboscope, Tachometer, Thermometer, UV Meter, Vibration Meter

    v ATAGO , produk :

    Handheld Refractometer ( Master M, Master-S/Mill Alfa, Master-S/Mill M, Master RI, Master T, MasterBC )

    Poecket Refractometer ( PAL-3, PAL-1, PAL-S, PAL Alfa, PAL-2, PAL-ES2&3, PAL-SOIL, PAL-ACID )
    Clinical ( Urine, UG-Alfa, PAL-10S, PEN-URINE S.G,PAL-USG/DOG-CAT, Master-SUR/N Alfa, Master-SUR/NM, Master-URC/N Alfa/, Master-URC/NM )

    CAN ELECTRONIC INDONESIA

    Jl. Kemanggisan Raya No. 3 C, Batusari Jakarta 11480

    Telp (021) 5366 6262, 5366 2688

    Fax (021) 5366 2688

    HP : 0812-8239968 / 0878-78798632

    Email : canelectronic.ind@gmail.com

    Website : canelectronic.com
    Website : canelectronic.indonetwork.co.id

     
  39. iskandar

    September 3, 2014 at 12:00 pm

    alumnikah,TPHPI SMKAN 5

     
  40. arin yuliani

    Mei 11, 2015 at 2:39 am

    mohon izin bertanya,,,
    pak mau tanya literatur tentang proses pembekuan udang brntuk PDTO yang tahun terbitnya diatas 2000 ada ? kalo ada apa namanya pak,, tolong dijawab ya pak,, buat menyusun proposal..
    terimakasih

     
  41. joko santoso

    Agustus 4, 2016 at 11:22 am

    Assalam…
    Saya bekerja di perusahaan pengolahan udang sebagai QC. Namun saya sebagai tenaga asorching.
    Saya butuh pekerjaan di pengolahan ikan atau udang yang secara tetap atau kontrak pada perusahaan yang terkait. Sekiranya bisa membantu mohon informasinya.

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: